Sabtu, 13 Desember 2014

Review Film - Saint Seiya : Legend of Sanctuary - AKA mas-mas berbaju perunggu melawan om-om berbaju emas.


Ehm,
Saint Seiya, salah satu serial anime yang merupakan bagian masa kecil bagi mereka yang tumbuh di era 90-an :) Setiap pagi selalu terasa mendebarkan sembari menyaksikan pertarungan Seiya dkk.

Intermezzo dulu ya, tl:dr nih, kalau mau baca reviewnya aja, langsung lewati sampai gambar :3

Saya sendiri termasuk penggemar beratnya waktu kecil,  bahkan saya pernah dengan beberapa teman saya bermain peran sebagai tokoh2 di Saint Seiya :3 Padahal seingat saya, saya cuman sempat nonton Saint Seiya cuma mulai dari kuil Leo sampai kuil Pisces saja, cerita sebelum dan sesudahnya gelap :v

Saya mulai kembali tertarik kembali dengan Saint Seiya ketika SMA, MAN ding. Ketika itu ada anime baru, Saint Seiya Lost Canvas yang menceritakan kembali Saint Seiya namun versi alternatifnya. Meskipun saya cuman nonton 1 season-nya saja, kenangan masa kecil saya kembali muncul. Dan akhirnya saya berkesempatan untuk membeli dvd anime Saint Seiya yang sudah lengkap episode, OVA serta movienya. Sampai 8 dvd :v

Beberapa tahun lalu juga sempat muncul kembali anime Saint Seiya Omega, yang sedikit nyambung dengan seri Saint Seiya sebelumnya, namun kini Seiya telah menjadi pemakai gold cloth Sagitarius. Sayangnya bagi saya secara umum masih kurang menarik, dan masuk dalam droplist setelah episode 1.

Lalu kemudian, akhir tahun 2011 munculah poster teaser ini:

dari belakang aja sudah keren :3


 Film Saint Saiya : Legend of Sanctuary dijadwalkan akan rilis pada 2014. Dan yang paling penting, formatnya CGI! Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah, dari sekelebat cloth yang ditampilkan disitu saja sy sudah senang bukan main :3 dan tak sabar menanti saat rilisnya.

Dan akhirnya kemarin saya berkesempatan nonton blu-ray nya :3

Oke, sebelumnya saya sama sekali tidak mencari tau apapun tentang film ini untuk menghindari spoiler ketika saya menontonnya. Jadi, review berikut benar-benar pendapat pribadi saya sendiri, Anda mungkin setuju, mungkin juga tidak :D

Ehm, jadi secara umum film ini menceritakan kembali Gold Saints Arc di animenya, dengan beberapa perubahan karakter. Berubahnya "karakter" atau perilaku orangnya lebih tepatnya.

Film diawali oleh Sagitarius Aiolos yang tengah membawa bayi Athena dari Sanctuary, yang kemudian tampak  dikejar oleh Capricorn Shura serta Gemini Saga. Pertarungan berakhir dengan Saga yang mengorbankan diri untuk ditebas bersama dengan Aiolos oleh Shura.


Scene berlanjut, Aiolos yang terluka terjatuh di pegunungan Himalaya dan tanpa sengaja diselamatkan oleh Mr Mitsumasa. Kemudian, Aiolos menitipkan Athena kepada Mr Mitsumasa, sebelum akhirnya gugur dan menyisakan Sagitarius Cloth-nya.



Singkat cerita, setelah berumur 16 tahun Athena yang kini memiliki nama Kido Saori akan kembali dicari oleh pihak Sanctuary, dan disaat yang sama akan muncul beberapa Bronze Saints yang akan menjaganya dan membawanya kembali ke Santuary untuk kembali mengemban nama Athena.





 ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Oke, lanjut ke review. hmm, secara umum perasaan saya campur aduk ketika menyaksikan film ini, antara puas dan kecewa. Saya puas dengan detail gambar dan adegan pertarungan yang ditampilkan, namun juga kecewa dengan detail-detail kecil yang mungkin bisa ditingkatkan. Oke, kita mulai dengan poin minusnya.

- Pace terlalu cepat
Sebenarnya hal ini dapat dipahami, karena merubah cerita 1 arc menjadi satu film berdurasi satu setengah jam bukanlah hal yang mudah. Mungkin bagi penggemar Saint Seiya seperti saya hal ini tidak terlalu menjadi masalah, namun bagi penggemar baru tentunya akan muncul beberapa pertanyaan mendasar tentang konsep dalam dunia Saint Seiya.

- Karakterisasi
 Oke, meskipun sudah saya jelaskan diawal bahwa film ini bersettingkan dunia alternatif jika dibandingkan serial Saint Seiya, namun tetap saja saya tidak tahan untuk tidak membandingkan sifat2 karakternya.

The Good : Hyoga tetap cool, Shiryu tetap keren, Mu tetap baik hati, dan Shun tetap trap :p
Oh ya, Scorpio Milo disini juga digambarkan sebagai wanita. Meskipun sy tidak yakin dia wanita beneran atau tidak. Karena saya sudah ditipu selama bertahun oleh cowok feminim + cloth pink.  
yeah, I look at you Shun..

Cool Hyoga is Cool~
Mu jadi megane senpai :3

Scorpion Milo, yang kayaknya cewek

The Bad : Seiya jadi jauh lebih bego, Ikki jadi terlalu misterius, Athena terlalu helpless.
dan Cancer.. WTF!

awalnya..
dan akhirnya. -_-



- Pemilihan Scene
Untuk poin ini sebenarnya sangat objektif, menurut saya ada beberapa fight scene yang harusnya ada, tapi malah tidak ditampilkan, misalnya ketika Ikki vs Virgo Shaka, Shiryu vs Shura dll. Dan malah ada scene yang yang menampilkan karakter, yang hanya untuk mati beberapa detik kemudian..

Poor Aphrodite.. (T-T)



Meskipun begitu, film ini juga memiliki kelebihan yang bisa membuat saya lupa dengan kekurangan diatas :3

- CGI
Poin ini menunjukkan bagaimana perencanaan yang matang selama 4 tahun diwujudkan dalam layar kaca :3 grafisnya benar2 syalala emeijing :v Untuk poin ini, biar gambar yang berbicara :3










- Desain Cloth

Untuk poin yang satu ini juga, benar-benar patut diacungi ribuan jempol :3
Selain desain bronze cloth yang bisa glow, juga terutama desain untuk gold cloth, yang bagi saya memiliki kesan "setema tapi tak sama" :D
Belum lagi ditambah dengan masing-masing cloth yang kini disertai "helm full face" ehehehe




sweet~
- Fight Scene
Apalah arti film Saint Seiya tanpa adegan pertarungan :D Selain dengan desain cloth yang aduhai tadi, ditambah dengan CGI jurus yang kuereeen banget,
Sekali lagi, biar gambar yang berbicara :D












Jadi, bagaimana kesimpulan saya tentang film ini?

Film ini saya rekomendasikan bagi mereka yang merupakan penggemar Saint Saiya, dan hanya  ingin dimanjakan oleh segi visual yang benar-benar memukau :3 Saya juga merekomendasikan ini bagi penggemar baru yang menyukai film bergenre fighting/adventure tanpa mempermasalahkan kedalaman cerita. Singkat cerita mungkin nilai 8/10 cukup merepresentasikannya :D

Akhir kata, Moero! Ore no Cosmo!!!

 Salam, (^ ^);

2 komentar:

  1. Very nice review bro! Hanya ada sedikit masukan untuk penulisan blog yg lebih baik lagi jika berkenan" 1. Beberapa paragraf awal setelah tulisan 'intermezo dulu" kurang terbaca/samar2. Mungkin settingan penulisan bisa diganti. 2. Untuk baris2 'Film diawali oleh Sagitarius Aiolos yang tengah membawa bayi Athena dari Sanctuary, yang kemudian tampak dikejar oleh Sagitarius Shura serta Gemini Saga. Pertarungan berakhir dengan Saga yang mengorbankan diri untuk ditebas bersama dengan Aiolos oleh Shura.' Mungkin maksudnya Capricorn Shura bukan Sagitarius Shura ya? Oh y mampir juga ke blog sy y bro http://suitincase.blogspot.com/ Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ehehe, makasih mas udah mampir :D
      - untuk poin 1 emang sengaja saya bedakan warnanya, karena memang bukan bagian dari review :)
      - untuk poin 2 sudah saya koreksi, terima kasih juga sebelumnya :D

      Hapus